Bangkit, Melewati Batas Mimpi

PIN
Oleh: Uchenk Anak itu tidak bisa diam. Berlarian di antara kursi tamu para undangan terbatas. Kadang berteriak sambil sambil menggoyang-goyangkan badannya yang gempal. Lucu dan menggemaskan. Ayahnya yang duduk disampingnya berupaya mengingatkan, agar dia duduk tenang. Tapi sesaat kemudian dia kembali bertingkah, yang mengundang senyum[…]

Rapuh

PIN
Oleh: Uchenk Di tikungan tajam, jalan lingkungan perumahan yang sempit, mobil saya berpapasan dengan mobil lain. Mobil saya menepi, ban sudah berada dibibir selokan. Ada 2 mobil berurutan di depan. Mobil pertama lolos dengan mulus. Mobil kedua yang masih baru dan berisi keluarga muda, sulit[…]

Indah Pada Waktunya

PIN
Oleh: Uchenk Beberapa waktu lalu, saya membayangkan kekecewaan fans fanatik dari klub sepakbola Liverpool. Setelah menanti 30 tahun, sebenarnya Liverpool diambang juara. The Reds julukan Liverpool, hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk bisa meraih gelar juara liga Inggris tahun ini. Hingga pekan ke-29, Liverpool sudah[…]

PhD

PIN
Oleh: Uchenk Susah payah saya menyelesaikan masa kuliah pertama. Setelah 2 tahun menganggur selepas SMA, saya mencoba menyemangati diri untuk belajar lagi. Ikut seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Karena ketiadaan biaya, saya memilih jurusan yang ada beasiswanya. Beruntung dikesempatan terakhir mengikuti seleksi PTN, nama[…]

Tantangan dan Berbagi

PIN
Oleh: Uchenk “Never give up. Great things take time. Be patient” Dalam suatu acara silaturahmi dengan perwakilan komite sekolah, Sabtu, 6 Juni 2020, pak Anies Baswedan bercerita tentang pengalaman beliau dengan koleganya. Pada acara yang diberi tajuk Town Hall Meeting, Gubernur Provinsi DKI Jakarta itu[…]

KALENG KHONG GUAN

PIN
(Uchenk) Pada jamannya biskuit Khong Guan populer sebagai penganan hidangan di meja tamu. Apalagi di saat lebaran. Menjadi kebanggaan sajian tuan rumah. Ada kesan mewah kalau tersedia biskuit Khong Guan. Sebenarnya isi kaleng Khong Guan yang paling banyak dicari adalah biskuit waffer. Yang cuma tersedia[…]

Berdamai Dengan Keadaan

PIN
Saya terlahir dari keluarga yang kurang mampu. Pekerjaan bapak hanya supir biskota. Tetapi untuk urusan makan, meski pun dengan menu apa adanya, belum pernah kami mengalami kesulitan, sampai tidak makan seharian. Apalagi berhari-hari. Ada saja yang bisa kami makan di dapur. Untuk kebutuhan sekolah anak-anaknya,[…]

Nikmat Mana Lagi…

PIN
Sebelum pandemi Covid-19, nyaris saya tak pernah bercakap dengan putri saya, Hana. Setiap harinya, saya berangkat kerja dia belum bangun tidur. Pulang kerja, dia sudah tidur. Paling saat hari Sabtu dan Minggu atau hari libur, saya bisa ngobrol dengan dia. Itu pun bila saya tidak[…]

Optimisme dalam Kesedihan

PIN
Entah mengapa, belakangan saya gandrung dengan lagu-lagu jawa campursari. Terutama lagu yang dinyanyikan oleh Didi Kempot. Langgam jawa yang saya dengar selama ini terkesan iramanya lambat mendayu. Hanya beberapa lagu sepengetahuan saya yang nadanya sedikit menghentak, seperti lagunya Koesplus, Rek ayo rek atau Tul Jaenak[…]

Bulan dipertengahan Sya’ban

PIN
Lembayung senja di ufuk menghilang Suara adzan sudah berkumandang Namun lorong jalan terasa sepi Dari orang-orang yang berbasuh air suci Tak lagi ada suara orang mengaji Di surau yang pintunya terkunci Malam senyap walau cahaya bertaburan Pun dilangit ada bulat bulan Dari balik jendela nampak[…]