Semakin Mendekat

PIN

Oleh: Uchenk

Saya membuka kiriman video dari seseorang di group WA. Ketika itu awal Januari 2020, saat virus corona mewabah di kota Wuhan, Tiongkok. Video menggambarkan banyaknya orang yang sakit akibat terjangkit virus yang awalnya dikenal dengan virus Wuhan ini. Begitu banyak yang dirawat dan meninggal dunia. Rumah sakit darurat dibangun cuma dalam waktu yang amat singkat, untuk menampung pasien baru positif virus corona atau yang belakangan diberi nama Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Meskipun sudah menjadi berita dunia, namun saya tidak terlalu peduli dengan kasus itu. Bahkan ketika Covid-19 menyebar ke belahan dunia lain.

Sewaktu pemerintah mengumumkan kasus pertama di Indonesia, saya juga masih terlalu yakin bahwa virus berbahaya tersebut tidak akan memapar di lingkungan pergaulan saya. Walaupun orang dengan kasus nomor 1 dan 2 versi pemerintah itu, tinggal satu kota dengan saya, di Depok.

Hari selanjutnya saya dikejutkan dengan berita, bahwa adik saya yang bekerja di Riyadh Arab Saudi, harus menjalani isolasi mandiri karena hasil swab tesnya positif terkonfirmasi Covid-19. Alhamdulillah adik saya akhirnya sembuh. Tetapi kisahnya menahan sesak nafas akibat infeksi Covid-19, memilukan. Yang membuat saya terus berdoa buat kesehatannya. Cerita sakitnya adik saya bahkan menjadi berita di tanah air, setelah sebelumnya diliput oleh channel berita TV CNN.

Semakin hari, semakin banyak kabar kolega yang saya kenal baik, terjangkit Covid-19. Beberapa di antaranya meninggal dunia, akibat komorbid. Penyakit penyertanya menjadi parah karena terinfeksi Covid-19.

Terakhir yang membuat saya sangat sedih adalah wafatnya sahabat saya yang terkonfirmasi positif Covid-19, seorang dosen PTN, guru besar di Provinsi Bali. Saya tidak menyangka beliau akan pergi begitu cepat. Beberapa hari sebelumnya, kami masih berkirim pesan melalui WA. Banyak orang kehilangan sosok yang saya kagumi itu. Pribadi yang cerdas, ramah, dan sederhana. Setiap bepergian ke Bali, saya berusaha menyempatkan diri untuk sowan ke beliau.

Kasus Covid-19 di Indonesia ternyata malah meningkat. Hari Jum’at, 28 Agustus 2020, untuk pertama kalinya penambahan kasus mencapai angka 3000an. Tepatnya 3003. Ini kemudian saya posting di media sosial. Sebagai pengingat. Haruskah ada keluarga kita yang terinfeksi dulu, baru kemudian disadari, bahwa kita harus tetap disiplin menjaga protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini..?

πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ

You May also Like
Melipat Kertas
Medali Kedamaian
Rapuh

Leave Your Comments