Tantangan dan Berbagi

PIN

Oleh: Uchenk

“Never give up. Great things take time. Be patient”

Dalam suatu acara silaturahmi dengan perwakilan komite sekolah, Sabtu, 6 Juni 2020, pak Anies Baswedan bercerita tentang pengalaman beliau dengan koleganya. Pada acara yang diberi tajuk Town Hall Meeting, Gubernur Provinsi DKI Jakarta itu menceritakan pengalaman seorang temannya yang terpuruk sewaktu krisis moneter tahun 1998. Temannya itu di PHK oleh perusahaannya. Sulit sekali hidupnya.

Namun dengan kesabaran dan ketangguhannya, dia berhasil mengatasi masalah dan tantangan hidupnya. Hingga akhirnya saat ini dia menjadi top manajer perusahaan di luar negeri. Sampai temannya itu kemudian berseloroh, “untung saya di PHK..!”.

Waktu telah membuktikan siapa sesungguhnya dirinya. Tidak pernah menyerah, dan menjadi besar disuatu masa.

Cerita berikutnya adalah pengalaman beliau diundang dan berkumpul dengan para CEO dunia di suatu pulau kecil. Dalam suatu obrolan tentang kepemimpinan, salah satu peserta yang usianya sudah 80 tahun bercerita, bahwa dia heran selama ini selalu dipilih menjadi ketua. Mulai dari sekolah sampai dengan saat ini. Di usia tua terpilih menjadi ketua kelompok CEO. Bahkan pada saat ikut berperang pun, dia terpilih sebagai komandan. Hal yang sebenarnya tidak diinginkannya.

Dia menelisik mengapa itu terjadi. Sampai ingatannya tiba pada suatu momen, ketika awal dia mulai bersekolah.

Dia berasal dari keluarga miskin dan nyaris tidak terurus. Ibunya sibuk mengurus anak yang masih kecil-kecil. Ayahnya tidak peduli dengan kondisi dia dan keluarganya. Waktu di awal masuk sekolah, ibunya menitipkan dia pada tetangganya. Oleh tetangganya dia diajak bersama di kelas anaknya.

Ternyata anak tetangganya itu sudah berada di kelas 3, sementara dia belum pernah bersekolah. Dia mengikuti pelajaran langsung di kelas 3. Bayangkan bagaimana susah payahnya dia mengikuti pelajaran. Terpontal-pontal kerja keras belajar secara mandiri. Itulah yang kemudian membuat dia jadi manusia unggul. Mampu mengatasi tantangan kehidupannya. Dan selalu menjadi pemimpin.

Hikmah cerita itu menurut pak Gubernur, siapapun dan dimanapun orang bisa menjadi sukses. Tergantung bagaimana dia tumbuh dan berkembang bersama dengan kesulitan yang dihadapinya, serta terbukanya kesempatan. Orang menjadi hebat karena perjuangannya. “Where there is no struggle, there is no strength”, kata Oprah Winfrey.

Di akhir ceritanya, pak Gubernur mengajak semua untuk mau berbagi. Masih banyak pelajar yang kondisi ekonomi keluarganya sulit. Maka orang-orang yang sekarang sukses, bisa berbagi kesempatan buat anak-anak yang tidak mampu. Agar mereka memperoleh pendidikan yang bermutu. Melalui pendidikanlah mereka kelak bisa mengekskalasi kualitas hidupnya.

Masih ada orang yang dulunya sulit, sekarang menjadi orang sukses, tetapi tidak mau berbagi pada yang lain. Pak Anies mengingatkan, supaya ini tidak terjadi pada kita.

Bersama berbagi kemajuan. Demi pendidikan anak-anak kita yang lebih baik.

πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ

You May also Like
Melipat Kertas
Medali Kedamaian
Semakin Mendekat

Leave Your Comments